Kebijakan DSITD Menghadapi Penyebaran Covid-19 dan Demam Berdarah Dengue

Kebijakan DSITD Menghadapi Penyebaran Covid-19 dan Demam Berdarah Dengue

Sehubungan dengan meningkatnya intensitas penyebaran COVID-19 (Corona Virus Disease-19)  dan di saat yang sama juga merebaknya ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD), maka Pimpinan DSITD menghimbau agar seluruh warga DSITD umum nya IPB tetap tenang, mengedepankan rasionalitas tanpa mengurangi kewaspadaan dalam menyikapi situasi terbaru COVID-19 dan DBD.

Dalam rangka untuk mengurangi risiko penyebaran COVID-19 dan DBD di lingkungan DSITD, maka Pimpinan DSITD mengeluarkan kebijakan kesiapsiagaan sebagai tindaklanjut dari Himbauan Rektor IPB tanggal 29 Februari 2020, Surat Edaran IPB Nomor 3974/IT3/HM.00/2020 perihal Kewaspadaan terhadap Merebaknya Corona tanggal 2 Maret 2020, dan Surat Edaran Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan Nomor 4600/IT3/HM.00/2020 perihal Pemberitahuan tentang Mobilitas International dan Kegiatan Kemahasiswaan, yang meliputi Kebijakan Umum, Kebijakan Akademik, Kebijakan Non Akademik dan Kebijakan Pendukung.

Kebijakan Tersebut Adalah :

  1. Seluruh proses pengembangan sistem selain yang terkait dengan tanggap darurat COVID-19 dan Demam Berdarah Dengue (DBD) ditangguhkan selama seminggu ini. Untuk itu, Senin besok mohon seluruh engineer dan pengelola data di bawah Kasubdit SI untuk melakukan koordinasi dan perencanaan kegiatan selama seminggu ini.
  2. Layanan ICT-IPB secara langsung (instalasi laptop, HP, dan sejenisnya) untuk sementara waktu DITIADAKAN sampai waktu yang tidak dapat ditentukan. Semua layanan ICT-IPB dilakukan secara online melalui iticket.ipb.ac.id. Buatkan tulisan pengumuman di tangga bawah menuju DSITD.
  3. Sehubungan dengan ditiadakannya kegiatan akademik secara langsung di kelas/lab dan digantikan dengan online, take home, dan metode pembelajaran lainnya yang non-kelas, maka mohon teman-teman di bawah Kasubdit ITIK untuk melakukan koordinasi dan persiapan infrastruktur demi kelancaran proses pembelajaran dengan menggunakan sarana online.
  4. Akses masuk/keluar bagi tamu DSITD hanya melalui tangga perpustakaan. Akses melalui lift hanya diberikan kepada pimpinan IPB dan pegawai DSITD. Mohon bantuan Ahmad Kurnia/Komaruddin untuk melakukan pembatasan tersebut. Buatkan juga tulisan pengumuman.
  5. Setiap pagi harus dilakukan desinfektanisasi ruangan DSITD, diutamakan ruang dan prasarana publik (meja/kursi meeting, pegangan pintu, kamar mandi, dan sebagainya). Mohon bantuan Dewi untuk melakukan koordinasi dengan Herman dan Omi serta Jeni. Khusus untuk meja/kursi pribadi, sebisa mungkin dilakukan sendiri. Peralatan semprot dan cairan desinfektan telah tersedia dalam jumlah yang cukup.
  6. Bagi pegawai yang merasa kurang sehat, utamanya adalah demam, flu, dan batuk, TIDAK DIPERKENANKAN masuk kantor, agar dapat istirahat dan memeriksakan diri ke dokter/klinik untuk kesembuhan sesegera mungkin. Segala tugas yang menjadi tanggungjawabnya, jika memungkinkan, dapat dilakukan di rumah. Untuk itu, silakan melapor dan berkoordinasi dengan Kasubdit/Kasi masing-masing. Presensi bagi pegawai yang demikian akan diatur dan ditentukan (dianggap hadir atau tidak) oleh Kasubdit SI.
  7. Dihimbau kepada seluruh pegawai untuk selalu menjaga kesehatan, istirahat yang cukup, menjaga kebersihan lingkungan, makan makanan yang bergizi dan seimbang, serta hindari kerumunan. Mohon bu Yuni untuk menyediakan suplemen vitamin C dosis tinggi untuk menjaga agar tubuh lebih sehat dan tahan terhadap berbagai penyakit.
  8. Seluruh pegawai tanpa kecuali yg datang, harus melakukan cuci tangan dengan sabun sebelum menuju tempat masing-masing. Mohon untuk saling mengingatkan.

Demikian beberapa hal yang harus menjadi perhatian kita semua. Jika ada kekeliruan, mohon dimaafkan. Jika ada saran/usul demi kebaikan bersama, mohon disampaikan.

Semoga kita semua selalu sehat dan selalu mendapat perlindungan dari Allah swt. Aamiin.

Untuk Informasi Detail Tentang COVID-19 klik link berikut : COVID-19